Friendship Day Indonesia- Japan in Fukuoka City

Dalam mempererat hubungan kerjasama bilateral Indonesia-Jepang dan juga pelayanan kepada seluruh WNI yang berada di Jepang, KBRI Tokyo telah mengadakan Friendship Day in Kota Fukuoka selama 3 Hari. Acara tersebut dilakukan pada bulan November 2022, selama 3 Hari dari tanggal 4 sampai 6 November.

HARI PERTAMA
Jumat 4 November 2022, ada 4 acara utama:

Event 1.

Waktu: 09:30 s/d 12:00.
Venue: Hotel New Otani, Fukuoka.
Acara: Business Forum
Tema: “Renewable Energy Investment in Biomass – in collaboration with Kyudenko Corp and PPT Energy Trading”.

Acara ini di buka dengan kata sambutan dari Bapak Heri Akhmadi, selaku Duta Besar Republik Indonesia ( Dubes RI ) untuk Jepang merangkap Federasi Mikronesia.

Misi dan harapan diadakannya acara ini adalah sebagai Business Forum, kerjasama kedua negara dalam bidang Energi. Dengan kata lain event ini merupakan suatu business matching, jembatan dimana pemerintahan Indonesia melalui beberapa perusahaan Energi di Indonesia membuka peluang sebesar-besarnya, menawarkan kesempatan baik kepada para investor, pengusaha, pelaku bisnis di Jepang untuk berinvestasi di Indonesia.

Dalam rangkaian acara ini, ada beberapa perwakilan dari Indonesia yang memberikan speech. Teknik Speech yang dilakuan dengan 2 cara hybrid Online dan Offline.

Secara online dimulai dari Bapak Edi Wibowo yang mewakili Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral, lalu di susul oleh Ibu Anita Puspita Sari, yang mewakili PLN (Perusahaan Listrik Negara).

Speech offline dilakukan oleh Bapak Agus Witjaksono , sebagai Presiden Director PPT Energy Trading Co., LTD. Lalu dari pihak Jepang, speech tersebut dilakukan oleh Perwakilan Kyudenko.

Kurang lebih pada jam 11:00, Bapak Dubes RI, Bapak Heri Akhmadi dan Istri beserta team Ekonomi KBRI di jemput oleh Ketua PPIF Mbak Tiara Amanda Alamsyah dan seorang rekan akademisi Jepang untuk berangkat ke Kyushu University Itoshima, yang lokasi berada di luar pusat kota Fukuoka.

Event 2.

Jam 13:00 sampai 15:30.
Venue: Kyushu University, Ito Campus. Indonesia – Kyushu University, Spirit of Life.
Tema: “Indonesia-Japan Collaboration in the Field of Energy for Global Future Life”.

Disini Bapak Dubes RI, Bapak Heri Akhmadi memberikan lecture di depan para pelajar, para akademisi Indonesia, dan juga beberapa akademisi Jepang.

Setelah selesai memberikan lecture dan beramah-tamah dengan para pelajar di Kyushu University, Itoshima, kurang lebih jam 16:00 Bapak Heri Akhmadi beserta istri dan team langsung balik ke pusat kota Fukuoka untuk ikut dalam kegiatan selanjutnya di Hotel New
Otani.

Event 3.

Jam 17:00 sampai 18: 00.
Venue: Hotel New Otani, Fukuoka.
Tema: JAPINDA Gathering with Indonesia Friendship Association in Kyushu area.

Disini JAPINDA mengundang Bapak Heri Akhmadi selaku Duta Besar Indonesia di Jepang, untuk melakukan meeting kecil dengan beberapa asosiasi Indonesia-Jepang di Kyushu, Sebelum masuk ke Main Event, ICN (Indonesia Culture Night).

Dalam pertemuan Bapak Heri Akhmadi menyampaikan beberapa point penting kepada semua perwakilan, pimpinan corporate, asosiasi yang berhubungan dengan kerjasama Indonesia-Jepang.

Waktu itu ada 8 orang peserta perwakilan Jepang. 4 organisasi, corporate diantaranya adalah :

  1. JAPINDA yang di wakili oleh seperti Bapak Kuruda Naoki.
  2. Asosiasi Oita Prefecture Indonesia yang di wakili oleh Yamashita Eiichi.
  3. Asosiasi Kumamoto Indonesia Friendship yang di wakili oleh Mori Yoshiomi,dan Juga dari
  4. Kyudenko Corporation , di wakili oleh Takashi Nishimura selalu manager, dan Kotooka Yasuhiro selaku General Manager Public Relation dan General Affair Dept, Kyudenko Corporation, Irihama Tsuyoshi sebagai Senior Officer juga dari Kyudenko Corporation.

Di pertemuan kecil ini, Bapak Heri Akhmadi memberikan ucapan terima kasih yang sebanyak-banyak kepada semua pihak, yang telah bekerja sama dalam membawa hubungan bilateral Indonesia – Jepang lebih erat dan lebih kuat lagi.

Ada satu poin penting yang di sampaikan oleh Bapak Heri Akhmadi, Beliau menyampaikan bahwa pada tahun depan, Tahun 2023, Kita semua akan menyambut perayaan 65 tahun kerjasama ekonomi Indonesia – Jepang.

Untuk memperingati hal tersebut, KBRI Tokyo berinisiatif akan lebih sering melakukan kegiatan-kegiatan yang serupa; kegiatan yang melibatkan WNI dan juga warga Jepang. Bapak Heri Akhmadi juga menyampaikan bahwa di ke depannya, event-event Indonesia – Jepang di tahun 2023, akan diselenggarakan di sekitar 16 Kota di Jepang.

Hal ini diharapkan agar seluruh masyarakat Indonesia juga mengenal beberapa kota -kota lain di Jepang, sehingga dengan demikian WNI yang berada di Tanah Air pun tidak hanya berkunjung ke beberapa kota terkenal saja, namun masih banyak kota-kota lain di Jepang yang perlu diketahui bahkan sangat direkomendasikan untuk di kunjungi.

Pertemuan kecil ini berlangsung kurang lebih selama 45 Menit.

Event 4.

Jam 18:30 sampai Jam 20:00.
Venue: Ball Room New Otani Hotel Lt. 3 , Fukuoka.
Alamat: 1-4-2 Tenjin, Chuo-ku, Fukuoka. Elgala Hall – Lantai 7.

Event ini dinamakan INDONESIA CULTURAL NIGHT.

Ini adalah puncak acara hari pertama. Kegiatan ini dihadiri 100 orang lebih dan acaranya pun sangatlah meriah. Namun yang
disayangkan adalah, karena acara ini semuanya di sponsori oleh Pihak Kyudenko, mereka meminta tidak semua WNI yang bisa bergabung di acara ini, Namun jika ada WNI atau WNA yang tidak diundang dan mau mengikuti acara ini, akan di ambil biaya sebesar 8000 Yen / Orang. Penulis berharap, dikemudian hari bisa diadakan sebuah event yang bisa melibatkan semua WNI tanpa harus berharap kepada sponsor.

Di pembukaan acara INC ini, lagu Indonesia Raya di kumandangkan lalu disambung dengan Lagu Kimigayo.

Main Event Indonesia Cultural Night ini secara special, menghadirkan performace duet penyanyi terkenal dari tanah air: Hiroaki Kato, seorang talent berkewarganegaraan Jepang dan berkarya dan terkenal di Indonesia dan juga Maizura (dari Musica Indonesia) .

Hiroaki Kato dan Maizura tidak hanya menampilkan performance suaranya yang luar biasa, tapi juga dapat menunjukan ekspresi dań spirit persatuan, rasa kekeluargaan Indonesia Jepang. Para peserta yang ikut menonton pun sangat terlihat antusias dan sangat menikmati pertunjukan mereka.

Yang sangat terkesan adalah Hiroaki Kato, membawakan lagu yang isi dan spirit lagunya sangat kental dengan rasa hubungan persaudaraan, kekeluargaan , ikatan batin Indonesia-Jepang.

Kedua penyanyi dan team-teamnya ini di sponsori oleh PT. Toyota Motor Manufaturing Indonesia, PT. Astra Daihatsu Motor dan PT. Denso Indonesia.

Tidak hanya itu saja, performance rekan-rekan PPIF (Persatuan Pelajar Indonesia Fukuoka), Performance Single Tari Daerah, Dan Nyanyi bersama dengan Bapak Dubes membuat para peserta semua gembira dan bersukacita.

Penonton memberikan apresiasi dengan tepuk tangan, bahkan ada beberapa peserta yang mengeluarkan air mata, karena sangat terharu.

Pada hari pertama ini, semua acara berjalan sukses.

Kesuksesan ini juga adalah kerja keras tim yang telah mempersiapkannya dengan matang. Terima kasih kepada semua Tim dari departemen Luar Negeri Economic Affair, KBRI Tokyo. Terima kasih kepada Ibu Rima Cempaka (Minister Conselor), Ibu Fransiska Sitompul (First Secretary Affairs), Bapak Pandu Utama Manggala (Second Secretary) dan seorang rekan bagian IT.

HARI KEDUA
Sabtu 5 November 2022. Ada 3 Event:

  • Pelayanan Keimigrasian, Konsuler Jam 09:00 – 16:00 dan temu WNI dengan Bapak Dubes. Lokasi : ELGALLA HALL, Lantai 7 , Fukuoka.
  • Meeting with Diaspora and Coaching Clinic on Finance, lokasi di Hotel New Otani.
  • Nonton bareng Movie Screening and Talk: Laskar Pelangi. Jam 14:00 -17:30, lokasi di Fukuoka-city Public Library 3-7-1 Momochihama, Sawara-ku, Fukuoka 814-0001.

Main Event dan terpenting di hari kedua adalah pelayanan Konsuler & Imigrasi buat masyarakat Indonesia yang ada d Jepagg, juga ada Ramah Tamah Bapak Dubes dengan WNI yang datang ke acara pelayanan Konsuler dan Imigrasi.

Banyak WNI sangat senang dan berterima kasih kepada Team Imigrasi KBRI Tokyo, karena dengan datangnya mereka ke banyak kota, setidaknya mereka bisa mudah memperpanjang pengurusan dokumen penting mereka seperti passport tanpa harus datang ke Tokyo. Karena selain membutuhkan waktu juga biaya yang tidak murah untuk datang ke Tokyo.

Team dari keimigrasian KBRI Tokyo kali ini beranggotakan 6 orang.
– Ibu Marina Magdalena Harahap
– Bapak Toto Trisna
– Ibu Brigitta Maria Safirta Espiardina
– Bapak Gun Gun Gunady
– Ibu Liza Fitria Nova
– Ibu Shastri Ratimanjari Moel.

Sedangkan Team Konsuler KBRI terdiri dari 2 staff:
– Ibu Hesti
– Ibu Ni Kadek Yuni.

Di sela-sela pelayanan imigrasi dan konsuler, juga diadakan ramah tamah WNI dengan Bapak Dubes Heri Akhmadi beserta Istri dan juga datang Bapak Khawarizmi Afif Syahraztany perwakilan dari BI (Bank Indonesia) Tokyo.

Untuk Event ini Bapak Sonny Surachman Ramli dan Bapak Hidayat dari Financial/ Custom Department langsung turun tangan membantu pelaksanaan acara dibantu beberapa rekan dari Persatuan Pelajar Indonesia Fukuoka dalam persiapan konsumsi dan teknis lainnya. Tidak hanya itu, di hari kedua ini juga hadir juga, rekan-rekan dari BNI Tokyo, yang di wakili oleh bapak Dhika Pratama dan bapak Ganda Barasa, dimana mereka mensosialisasikan feature pelayanan Remittance BNI kepada WNI yang datang saat itu.

Tidak hanya dari pihak BI dan BNI saja yang meramaikan acara tersebut, ada juga staff dari Ministry of Investment, Bapak Mohamad Riffana pun banyak memberikan knowledge tentang Investasi dan pentingnya dan keuntungan dalam pembuatan NIB (Nomor Induk
Berusaha) buat warga negara Indonesia yang mempunyai bisnis sendiri.

HARI KETIGA.
Minggu 6 November 2022.

Pada hari terakhir ini kegiatan yang ada adalah Pelayanan Keimigrasian dan Konsuler saja. Mendapat informasi di hari Pertama dan Kedua (5 – 6 November) total WNI yang mendaftar ada sebanyak 320 Pendaftar. Namun pada kenyataannya jumlah WNI yang datang
bisa melebih 350 Orang.

Ucapan Terima kasih juga tidak terlupakan kepada Kak Andilala (Pensosbud KBRI Tokyo) yang terus meliput dan mendokumentasikan semua rangkaian acara dari awal sampai akhir, dan juga terima kasih kepada Tim Relawan di Fukuoka: Ibu Ponira, Ibu Wada, Ibu Mie,
Bapak Arai dan juga Ibu Shirahashi.

Ucapan Terima kasih juga tidak terlupakan kepada Kak Andilala (Pensosbud KBRI Tokyo) yang terus meliput dan mendomentasikan semua rangkaian acara dari awal sampai akhir, dan juga terima kasih kepada Tim Relawan di Fukuoka: Ibu Ponira, Ibu Wada, Ibu Mie,
Bapak Arai dan juga Ibu Shirahashi.

OTSUKARESAMA DESHITA. ITSUMO ARIGATOU GOZAIMASU.

Terima kasih
Penulis,
Kabar Jepang

14 thoughts on “Friendship Day Indonesia- Japan in Fukuoka City”

  1. Ainur Rofiq Maulana

    Ini acara sangat berarti sekali, terutama bagi saya yang baru kemarin meninggalkan indonesia, sedikit mengobati rindu tanah air. Terimakasih buat semuanya!!Semoga thun depan lebih sukseesss lagi

  2. Beberapa waktu lalu kita nama kita sedikit tercoreng karena ulah oknum yg melakukan tindak kriminal dijpn. Semoga ini tidak terjadi lagi untuk kedepanya. Demi menjaga hubungan baik antara indonesia – jepang dalam segala hal.
    Menjaga nama baik kita sendiri di negara lain, sama saja menjaga nama baik tanah air kita juga. Kita INDONESIA 🇮🇩 🇮🇩 🇮🇩 🇮🇩 🇮🇩 🇮🇩

  3. Dengan adanya kegiataan yang mengusung kemajuan negeri dan bisa mempererat rasa silaturahmi antar 2 negara, saya rasa adanya event ini sangat bermanfaat bagi kita semua terkhusus untuk WNI yang tinggal di Japan. Dan jika diperkenankan untuk memberi suatu saran untuk kemajuan event ini kedepannya, saya hanya menyampaikan saran di event “culture night” saja, mengapa dengan adanya sponsorship untuk WNI yang tidak menerima undangan tidak bisa mengikuti acara terkecuali dengan membayar ¥8000. mungkin bisa dirundingkan untuk (fee )seminim mungkin, atau jika bisa kedepannya untuk digratiskan.
    sebelumnya saya pribadi mengucapkan permintaan maaf, jika ada salah kata di komentar ini. Terimakasih. Keep it up!👍

  4. Sangat membantu bagi kami warga indonesia yang tinggal dikhyushu dan ingin memperpanjang paspor tanpa harus pergi ke Tokyo pelayanannyapun sangat ramah.
    Ditunggu lagi tahun berikutnya
    Terimakasih

  5. menurut saya acara ini sungguh bermanfaat bagi WNI yang ada di Jepang terkhusus Fukuoka, selain bermanfaat acara seperti ini juga dapat sedikit mengobati kerinduan pada tanah air, semoga acara yg berikutnya semua WNI yang ada disini bisa ikut berpartisipasi tanpa mengandalkan sponsor..

  6. Terimakasih untuk KBRI atas perhatian nya terhadap WNI di Kyushu khusus nya Fukuoka.

    Saya pribadi merasakan kinerja KBRI yang terus berbenah lebih baik. Salut untuk pihak-pihak yg berusaha keras untuk hal ini.
    Hal paling terasa adalah saat perpanjang paspor.
    1. Kami tidak perlu pergi ke Tokyo sehingga meminimalisar biaya
    2. Dokumen dipermudah. Kebanyakan dokumen di kirim via online saat mendaftar, sehingga on the spot hanya membawa paspor lama, zairyu card, dan letterpack. Saya sampai bingung, ini beneran saya cuma bawa ini aja? Sampai takut salah sendiri tapi ternyata benar hanya itu saja
    3. Proses cepat. Datang antri foto, selesai pulang. Tidak sampai seminggu paspor baru datang dan masa berlaku 10 tahun.
    4. Pelayanan via WhatsApp. Sejauh ini kalau telp KBRI Tokyo itu susah. Tapi sekarang mereka memulai layanan WA, saya Chat pasti di balas. Hebat!
    5. Staff KBRI ramah. Dibanding dengan pelayanan di Indonesia, pelayanan KBRI Tokyo sangat ramah. Mirip dengan pelayanan khas Jepang.

    Walaupun begitu, ada beberapa hal yg ingin saya sampaikan supaya untuk perbaikan KBRI ke depan.
    1. Informasi mengenai kedatangan KBRI Tokyo ke Fukuoka ini ternyata masih tidak diketahui oleh semua WNI di Kyushu bahkan Fukuoka sendiri. Saya menjumpai beberapa kenshusei khususnya yg tidak mengetahui mengenai hal ini. Mungkin kedepan informasi kedatangan KBRI Tokyo yg sebenarnya sangat membantu WNI ini bisa disebarkan lebih baik lagi. Karena ternyata banyak kenshusei yg tidak berteman dengan para WNI yg sudah bermukim lama di Fukuoka. Teman saya di Kagoshima pun yg ingin perbarui paspor juga tidak mengetahui kedatangan KBRI. Memang bukan salah KBRI mereka tidak tahu, tapi mungkin bisa digencarkan lebih.

    2. Web sangat mudah di akses. Tapi ternyata ada beberapa WNI yg gaptek belum bisa mengakses d dengan mudah. Lagi-lagi ini bukan salah KBRI, tapi mungkin bisa di buatkan solusi terkait WNI gaptek dan di sekitar nya masih jarang WNI jadi tidak ada yg bisa membantu.

    3. Untuk acara kebetulan saya tidak ikut. Dulu event-event begini biasanya yg datang WNI yang itu-itu saja. Tapi sekarang sudah banyak WNI di Fukuoka, apalagi yg baru-baru, baik kenshusei atau pelajar, jadi saya rasa akan lebih baik jika biaya event tidak terlalu mahal. Sekitar 1000-2000 yen, mungkin akan membantu acara jadi lebih ramai dan mengumpulkan banyak WNI.

    Overall sudah sangat baik, bravo KBRI tokyo!

    1. Selamat Pagi Ibu, terima kasih atas apresiasinya. Saya dengan atase imigrasi marina, maaf mau menanyakan pembayaran event 1000 atau 2000 utk biaya apa ya? Kami dari pelayanan Imigrasi sama sekali tidak menarik biaya apapun. Karena sudah dibiayai oleh Direktorat Jenderal Imigrasi. Terkait layanan kami. Mohon klarifikasinya

      1. Event seperti cultural night yg tertulis diatas, kalau tidak salah berbayar 8000 yen untuk yg tidak di undang. Untuk pelayanan imigrasi tidak berbayar memang bu

  7. Dear YTH, rekan- rekan semuanya.

    Biar tidak terjadi kesalahpahaman.. akan saya jelaskan sedetail mungkin.
    Ada banyak pertanyaan, bukan hanya dari saudari Fyne.
    Yaitu pertanyaan kenapa harus bayar dalam kegiatan Friendship Day di kota Fukuoka waktu lalu ?

    Acara Friendship Day yang di selengarakan KBRI Tokyo di kota Fukuoka pada tanggal 4-5-6 TIDAK LAH BERBAYAR.

    Namun pada tanggal 4 , hari Jumat , Di Acara Night Party , yang diadakan di Hotel New Otani Fukuokap pada Jam 18:30, itu adalah acara untuk kalangan terbatas, yang artinya hanyalah orang-orang tertentu dan udangan saja yang bisa mengikuti acara tersebut.

    Walaupun demikian, bila ada seseorang yang mau mengikuti acara tersebut tapi tidak sebagai undangan haruslah berbayar. Bayarnya cukup mahal : )
    8000 Yen.

    Nah disinilah yang menjadi kerancuan , informasi yang beredar.

    Kok malah bayar ? Kok mahal banget ?

    Jadi acara Night Party ( Peringatan Kemerdekaan NKRI ke 77 Tahun ) di Hotel New Otani itu adalah acara yang di sponsori oleh KYUDENKO, dan pihak merekalah yang membuat peraturan tersebut.
    Dan saya yakin, banyak dari pihak KBRI Tokyo pun tidak mengerti sistem pembayaran tersebut.

    Ketika saya berbicara dengan Ibu Mie, kenapa harus berbayar. Karena itu adalah keputusan dari tim Kyudenko yang menjadi sponsor acara.

    Seingat saya dulu ( 12 Tahun yang lalu ) , acara peringatan Kemerdekaan NKRI di New Otani Hotel, selalu di gratiskan. Namun, ada banyak masalah.
    1. Banyak WNI mengajak seluruh anggota keluarganya dari anak, ibu, bapak dan ibunya.
    2. Banyak WNI yang datang hanya untuk makan dan minum gratis.
    3. Banyak WNI yang ketika acara selesai , susah di keluar. Sehingga Pihak Hotel New Otani, memberikan report kepada Kyudenko.

    Intinya adalah manner orang Indonesia yang kurang baik.

    Padahal acara tersebut sebenarnya adalah acara Kyudenko bukanlah acara Internal Orang Indonesia. Bisnis Party Relationship.

    Balik ke acara friendship day di Fukuoka tanggal 4-5-6 November lalu.

    Yang menjadi miss komunkasinya adalah.
    Acara ini sebenarnya ada 2 Event.
    1. Event Frendship Day dan
    2. Event Pelayanan Masyarakat.

    Event pertama : ini sepenuhnya di handle oleh Tim dari departemen Luar Negeri Economic Affair, KBRI Tokyo dari tanggal 4-5 November.

    Sedangan Event Kedua : Pelayanan masyarakat. adalah Tim Imigrasi dan Konsuler KBRI Tokyo. Yang acaranya tanggal 5 dan 6 November.

    Jadi rekan-rekan WNI semuanya harus mengerti bahwa KBRI Tokyo, tidak pernah meminta bayaran sepeser apapun untuk pelayanan masyarakat maupun event yang 100% di handle oleh KBRI Tokyo.

    Namun, karena tanggal 4 tersebut di sponsori oleh Tim KYUDENKO , maka semua peraturan mereka yang menentukan.

    Semoga penjelasan saya berguna .

    1. Acara Keimigrasian, Pelayanan Masyarakat. > Tanggal 6-7.
    2. Acara Friendship Day yang di inisiasikan oleh Tim dari departemen Luar Negeri Economic Affair, KBRI Tokyo.

    Nah acara ke 2 ini berlangsung dari tgl 5-6 saja.

    Untuk acara tanggal 5 , di New Otani Hotel , sayangnya , hanya bisa masuk hanya undangan saja. Dan bila yang tidak di Undang bisa datang tapi harus membayar 8000 Yen.

    Dan kebijakan pembayaran ini , bukan KBRI yang memutuskan tetapi Pihak sponsor alias Kyudenko dan Team. Dan saya yakin pihak KBRI pun tidak mengetahui kalau sistemnya demikian..

    Semoga penjelasan singkat saya bisa dimengerti.

  8. Yth. Rekan rekan WNI di Fukuoka dan sekitarnya.

    Menanggapi misinformsi terkait adanya biaya untuk menghadiri Cultural Night, berikut penjelasan resmi yang dapat kami sampaikan.

    1. Kegiatan Indonesia Night yang diselenggarakan di New Otani tanggal 4 Nov 2022 merupakan kegiatan Resepsi Tahunan yang diselenggarakan oleh Kyushu – Indonesia Friendship Association (cq Chairman Kyudenko sebagai Konsulat Kehormatan RI di Fukuoka) dalam rangka turut memeriahkan perayaan HUT RI.

    2. Berbeda dengan penyelenggaraan di tahun sebelumnya, pada 4 November 2022, KBRI Tokyo turut memberikan dukungan guna memeriahkan kegiatan tsb dengan mengundang beberapa penampil dan bintang tamu.

    3. Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, undangan pada kegiatan Indonesia Night merupakan para anggota dari Kyushu Indonesia Friendship Association. Sebagai anggota, mereka memiliki kewajiban untuk membayar iuran tahun sebesar JPY 8,000/tahun dan diundang untuk hadir dalam Penyelenggaraan Indonesia Night – yg selama 2 tahun terakhir diselenggarakan di Ball Room New Otani Hotel, Hakata.

    4. Karena adanya dukungan KBRI Tokyo pada penyelenggaraan kali ini, sebagai Courtesy dari pihak penyelenggara, maka KBRI Tokyo diberikan kesempatan untuk dapat mengundang perwakilan masyarakat dan tamu undangan lain secara selected dengan sesuai kapasitas ruangan dgn memperhatikan protokol kesehatan – yg berada di wilayah Fukuoka, tanpa dipungut biaya apapun.

    5. Seluruh undangan untuk kegiatan tersebut dikoordinir oleh Kyushu Indonesia Friendship Association.

    6. Dengan demikian, informasi terkait adanya pungutan yang dibebankan kepada masyarakat untuk dapat berpartisipasi pada kegiatan KBRI Tokyo adalah tidak benar.

    7. Seluruh kegiatan yang diorganisir oleh KBRI Tokyo dalam rangka Indonesia-Japan Friendship Day, antara lain Business Forum on Biomass di New Otani Hotel pada 4 November 2022, temu masyarakat, layanan imigrasi dan kekonsuleran di Elgala Hall serta movie screening and talk di Fukuoka City Public Library pada tanggal 5 November 2022 diselenggarakan secara terbuka utk publik dan gratis tanpa dipungut biaya apapun.

    8. Hal ini telah dilakukan beberapa kali pada kegiatan Indonesia Friendship Day sepanjang tahun 2022 dan akan tetap dilaksanakan dengan komitmen untuk memberikan pelayanan menyeluruh kepada masyarakat Indonesia di Jepang sesuai dengan peraturan yang berlaku.

    Demikian, semoga penjelasan ini dapoat meluruskan kesimpangsiuran informasi yang beredar.

    Salam,

  9. Selamat Sore.
    Pertama-tama saya dan keluarga mengucapkan terima kasih atas pelayanan imigrasi dan konsuler dari KBRI Tokyo yang datang ke Kota Fukuoka.
    Ini ketiga kalinya kami mendapatkan pelayanan keimigrasian pembuatan paspor dari KBRI Tokyo. Yang pertama di Tokyo, kedua di Fukuoka dan kali ini pun di Fukuoka. Pengalaman kami di pelayanan sebelumnya adalah proses yang lama dan panjang. Kami ingat harus menunggu seharian, sampai akhirnya semuanya selesai.

    Dibandingkan dengan kedua pelayanan sebelumnya, pelayanan keimigrasian kali ini sangat sangat baik, cepat dan professional. Semuanya sudah terorganisir dengan baik, mulai dari pendaftaran online sampai dengan pelayanan di lapangan. Proses di lapangan pun sangat singkat. Apresiasi terbaik untuk seluruh staff keimigrasian KBRI.

    Demikian juga dengan pelayanan konsuler, kami sangat terbantu dengan konsultasi langsung di tempat. Sehingga setiap pertanyaan bisa langsung terjawab, terima kasih banyak Ibu Hesti dan Ibu Ni Kadek Yuni atas konsultasi dan bantuannya.

    Kalau boleh sedikit menanggapi mengenai acara perayaan HUT RI, kebetulan saya pernah hadir mungkin 2 kali di acara tahun-tahun sebelumnya sebagai perwakilan mahasiswa. Memang benar jumlah kehadiran WNI terbatas.
    Dalam pemikiran saya (mungkin saja pendapat saya salah/subjektif), mungkin yang membuat kegiatan ini menjadi pembahasan di kalangan WNI adalah kegiatan ini bertajuk Perayaan HUT RI, dimana biasanya saya (atau mungkin juga yang lain) berpersepsi ini adalah “pesta kemerdekaan rakyat Indonesia” seperti yang biasanya ada di Tanah Air. Konsep ini juga yang ada di kepala saya waktu pertama kali menghadiri acara tersebut. Namun ternyata yang diadakan di Fukuoka ini memang bukan dalam konteks demikian, tetapi merujuk kepada temu bisnis. Mungkin hal konsep tsb yang perlu diperjelas dalam undangan, supaya tidak salah persepsi dan informasi. Karena saya yakin namanya WNI, ketika mendengar adanya perayaan HUT RI tentunya antusiasme untuk hadir sangat tinggi. Semua pastinya ingin bisa hadir, apalagi yang rindu Tanah Air dan rindu silaturahmi dengan sesama WNI.
    Sekedar sumbang saran, apakah mungkin kedepannya bisa dibuatkan kegiatan HUT Kemerdekaan yang bisa mengakomodasi semua kalangan WNI.
    Mohon maaf kalau ada salah kata atau hal yang kurang berkenan.

    Sekali lagi terima kasih banyak atas pelayanan KBRI di Kota Fukuoka.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *